Alam Sutera DOCTORS

Dr. dr. Nella Suhuyanly, Sp.PD – KGEH

Doctor

Alam Sutera Dr. dr. Nella Suhuyanly

Dokter Spesialis Penyakit Dalam / Internist

Dr. Nella Suhuyanly, Sp.PD-KGEH mengenyam pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, Pendidikan Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, Program Endoskopi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Universitas Santo Tomas, Manila, Philipina. Kemudian melanjutkan pendidikan program dokter spesialis konsultan gastroenterohepatologi (KGEH) FKUI-RSCM, serta pendidikan program doktor (S3) di Universitas Hasanuddin Makassar - Universitas Pelita Harapan.

Perempuan yang akrab disapa dokter Nella ini juga sangat aktif mengikuti pelatihan-pelatihan dan seminar sesuai dengan bidang spesialis yang ditekuninya yakni penyakit dalam dan subspesialisasi gastroenterohepatologi. Selain itu, dokter Nella aktif berorganisasi diantaranya Ikatan Dokter Indonesia cabang Jakarta Barat, Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia cabang Jakarta Raya, Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, Perhimpunan Endoskopi Gastroenterologi Indonesia, dan Persatuan Gastroenterologi Indonesia.

  • Seminar Ilmiah Nutrition Care FKUH Makasar.
  • 7th Scientific Annual Meeting of Indonesian Society of Nephrology (InaSN) 2006,InaSN Makasar.
  • 6th  Makasar Annual Diabetes Meeting PERKENI cabang Makasar.
  • The Recent and Advances in Sepsis Management Symposium PERDICI.
  • 13th  National Congress of the Indonesian Society of Internal Medicine (KOPAPDI XIII) Palembang.
  • Makasar Cardiovascular Update V 2006 Bagian Kardiologi FKUH Makasar.
  • Launching Symposium Olmetec PAPDI Makasar.
  • Simposium Sehari Kesehatan Reproduksi Remaja Makasar.
  • IDI Makasar Chapter - SingHealth Singapore IDI cabang Makassar.
  • Makasar Cardiovascular Update (MCVU) IV Bagian Kadiologi FKUH Makasar.
  • Pertemuan Ilmiah Nasional XIII PPHI & Kongres Nasion  XII PGI-PEGI PGI/PEG/PPHI Makassar.
  • Simposium National Obesitas IV dan Simposium National Sindroma Metabotk II HISOBI dan PERKENI cabang Makassar. Cardometabolik: Education Forum 'Diabetes Mellitus, Dysilodemia, Hypertension and Cardiovascular Risk' PERKENI cabang Makkassar. Advances in Modern Medicine IDI cabang Makassar.
  • Forum Diabetes Nasional Ke Due PERKENJ cabang Makassar. Symposium New Evidence in The Management of High Risk Hypertensive Patients  Bagian Kardiologi FKUH Makassar.
  • Symposium on Antimicrobiat & Infectious Diseases Unhas Makassar.
  • Makassar Cardiovascular Update II Bagan Kardiologi FKUH Makassar.
  • Symposium National Sindroma Metabolik PERKENI cabang Makassar. Update On Shock 2002 IDSAI cabang Sulawesi Selabn.
  • First Symposium on Diabetes Mellitus and Dyslipidemia PERKENI cabang Makkassar.
  • Simposium Penatalaksanaan Gangguan Pendengaran Bagian THT FKUH Makassar.

Specialities

  • Kedokteran Umum: Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar (1995-2001)
  • Pendidikan Spesialis: Program Pendidikan Dokter Spesialis I Program Studi Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar (2002-2007)
  • Program Endoskopi: Program Pendidikan Dokter Spesialis II Kekhususan Gastroenterohepatologi, Program Studi Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UniversitasIndonesia RSUPN Cipto Mangunkusumo (2011-2014)
  • Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Konsultan Gastroenterohepatologi (KGEH) FKUI-RSCM
  • Program Doktor (S3) Universitas Hasanuddin & UPH.
  • Pelatihan ENdoskopi Dasar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta (2009)
  • Clinical Fellowship in Gastroenterology, University Santo Tomas, Manila, Philippines (2009).

Pengalaman Organisasi

  • Anggota Ikatan Dokter Indonesia cabang Makassar (2001-2007)
  • Anggota Ikatan Dokter Indonesia cabang Gowa (2007)
  • Anggota Ikatan Dokter Indonesia cabang Jakarta Barat (2007-sekarang)
  • Anggota Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia cabang Jakarta Raya
  • Anggota Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (2008-sekarang)
  • Anggota Perhimpunan Endoskopi Gastroenterologi Indonesia (2009-sekarang)
  • Anggota Persatuan Gastroenterologi Indonesia (2009-sekarang).
  • Faktor Risiko Penyebab terjadinya Asam Lambung

    Penyakit Asam Lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan penyakit yang cukup familiar dikalangan masyarakat dan pada dasarnya penyakit ini diakibatkan oleh produksi asam lambung yang sangat meningkat.Sehingga menimbulkan beberapa

    Read More

    Penyakit Asam Lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan penyakit yang cukup familiar dikalangan masyarakat dan pada dasarnya penyakit ini diakibatkan oleh produksi asam lambung yang sangat meningkat.Sehingga menimbulkan beberapa keluhan seperti nyeri di ulu hati, mual, kembung, sering sendawa dan beberapa keluhan lainnya.

    Spesialis Penyakit Dalam OMNI Hospital Alam Sutera, dr. Nella Suhuyanly, Sp.PD - KGEH menerangkan, asam lambung bisa terjadi pada setiap orang dikarenakan meningkatnya produksi asam lambung yang bersifat multifaktorial, yakni makanan yang bersifat asam, mengonsumsi obat-obatan tertentu, infeksi Helicobacter Pylori dan juga faktor stress sehingga dapat memengaruhi peningkatan produksi asam lambung. “Disamping itu terdapatnya penurunan faktor proteksi dari mukosa lambung yang dapat menyebabkan kerusakan mukosa akibat paparan asam lambung,” pungkas Nella.

    Untuk mendiagnosis penyakit asam lambung dapat dilakukan melalui ananmesis mengenai adanya riwayat keluhan seperti nyeri di ulu hati, mual, kembung, sering sendawa dan keluhan lainnya yang disertai dengan beberapa pemeriksaan penunjang semisal endoskopi saluran cerna bagian atas atau gastroskopi. Diterangkan lebih lanjut, penyakit asam lambung merupakan penyakit yang serius dan bila dibiarkan dapat menyebabkan tukak atau ulkus pada lambung. Jika dibiarkan dan tidak segera diobati dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang bersifat mengancam nyawa seseorang seperti perdarahan.

    Nella mengungkapkan penyebab dari penyakit ini adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori, membuat tukak atau ulkus tersebut dapat bersifat prekanker lantaran helicobacter pylori saat ini telah dianggap seperti bakteri karsinogen oleh WHO. “Penyakit asam lambung merupakan penyakit yag cukup serius, sehingga dapat menyerang siapa saja tanpa batasan usia maupun jenis kelamin baik itu perempuan atau laki-laki. Sehingga dapat menghilangkan nyawa seseorang,” jelasnya.

    Dengan demikian dalam mengobati penyakit asam lambung dapat dimulai secara sederhana yakni mengatur pola makan, seperti : memakan makanan dengan porsi kecil dengan interval yang teratur, menghindari makanan yang susah di cerna atau dapat menyebabkan kembung, menghindari makanan yang asam seperti asam jawa dan jeruk, serta mengurangi merokok dan konsumsi alkohol.

    Adapun diluar hal-hal tersebut diatas pola hidup yang sehat dengan istirahat yang cukup dan mengurangi faktor-faktor yang dapat meningkatkan stress akan sangat membantu pengobatanan asam lambung. Dan misalkan hal-hal tersebut belum dapat menyembuhkan penyakit asam lambung maka tersedia berbagai jenis obat-obatan yang dapat mengurangi produksi asam lambung.

    Dr. Nella Suhuyanly, Sp.PD – KGEH 

Jadwal Praktek Dokter

Senin : Pk 08.00 - 12.00

Rabu : Pk 08.00 - 12.00

Jumat : Pk 08.00 - 12.00