penyebab Menopause adalah

penyebab Menopause adalah

Apa itu Menopause?

Berhentinya siklus menstruasi selama 12 bulan dari menstruasi terakhir. Dalam kata lain, sesaat sebelum berhentinya periode menstruasi hingga sesaat setelah periode menstruasi berakhir. Jadi, menopause yang dialami oleh semua wanita adalah normal. Selaras dengan bertambahnya usia, dan bukanlah suatu penyakit atau gangguan medis. Satu dari 100 wanita mengalami menopause adalah pada usia sekitar 40 tahun. Namun, 90% wanita tidak pernah mengetahui alasannya. Berikut 5 hal yang bisa menjadi penyebab menopause dini, diantaranya:

Keturunan

Jika nenek, ibu atau kakak perempuan kita mengalami menopause dini, maka ada kemungkinan kita juga mengalami hal serupa. Pada studi tahun 2011, menemukan bahwa 20% kasus menopause dini dialami wanita yang memiliki sejarah itu pada keluarganya.

Penyakit Genetis

FMR1 adalah gen yang menyebabkan sindrom Fragile X, bentuk paling umum dari gangguan genetis; bahkan hika Anda tidak memiliki sindrom tersebut, Anda memiliki mutasi gen yang menyebabkan masalah dengan ovarium. Menurut laporan dari national institutes of Health, Fragile X terdapat pada satu dari 33 wanita yang mengalami menopause dini.

Gangguan Kekebalan Tubuh

Gangguan kekebalan tubuh, Thyroiditis (inflamasi pada kelenjar tiroid) berhubungan dengan menopaise dini. Sama dengan penyakit Addison, dimana kelenjar adrenal tidak memproduksi hormon yang cukup. Jika begitu, kekebalan sistem tubuh akan mulai menyerang folikel ovarium Anda, dan mengganggu fungsi ovarium itu.

Merokok dan Paparan Racun

“Beberapa racun bisa menyebabkan kegagalan sel telur. Seperti rokok dan pestisida,” kata Dr. Shawn Tassone, dokter kandungan di Austin Area Obstetrics, Gynecology, and Fertility.

Normalnya, kita lahir dengan folikel primordial cukup yang akan bertahan hingga mengalami menopause di usia 50 tahun. Namun, paparan bahan kimia berbahaya diduga menyebabkan wanita kehabisan folikel cepat dari yang seharusnya.

Kemoterapi dan Radiasi

sama dengan racun, perawatan kanker dapat membahayakan sel telur. Namun, bahaya tersebut bergantung pada jenis obat dan radiasi, umur kita saat mendaoat perawatan dan bagian tubuh mana yang terkena radiasi.

 

Sumber : http://www.health.kompas.com