• Home
  • Articles
  • Mengapa Pemasangan Ring Jantung Menjadi Pilihan Utama Bagi Penyakit Jantung Koroner dan Serangan Jantung ?
Mengapa Pemasangan Ring Jantung Menjadi Pilihan Utama Bagi Penyakit Jantung Koroner dan Serangan Jantung ?

Mengapa Pemasangan Ring Jantung Menjadi Pilihan Utama Bagi Penyakit Jantung Koroner dan Serangan Jantung ?

Penyakit jantung koroner yang bermanifestasi sebagai serangan jantung merupakan penyebab kematian utama pada kelompok usia produktif, data di Indonesia berdasarkan RISKESDAS (Riset Kesehatan Dasar) menunjukkan penyakit jantung koroner termasuk dalam 5 besar penyebab kematian di Indonesia.

Infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA-EST) atau serangan jantung didefinisikan sebagai timbulnya gejala dan tanda iskemia jaringan otot jantung secara akut berupa nyeri dada khas infark yang disertai perubahan gambaran elektrokardiografi (EKG) berupa elevasi segmen ST yang menetap, gambaran left bundle branch block (LBBB) baru, atau terbentuknya gelombang Q patologis, disertai tanda kerusakan sel otot jantung berupa naik atau turunnya kadar biomarker troponin setidaknya diatas persentil ke-99 dari nilai rujukan teratas.

Serangan jantung dibuktikan melalui teknik pencitraan berupa hilangnya jaringan sel otot jantung yang baru yang ditandai oleh perubahan gerakan regional otot jantung, adanya gambaran trombus dalam pembuluh darah koroner yang terdeteksi melalui angiografi atau otopsi.

Pada umumnya pasien IMA-EST mengalami sumbatan total pembuluh darah koroner epikardial. Tujuan tatalaksana pada kelompok kasus ini yaitu mengembalikan aliran darah koroner secara cepat sehingga aliran darah ke distal dapat kembali normal dengan cara reperfusi mekanik berupa intervensi koroner perkutan primer (IKPP) atau dengan farmako reperfusi yaitu fibrinolitik.

Intervensi koroner perkutan primer (IKPP) atau ring jantung merupakan pilihan utama terapi revaskularisasi mekanik dalam menangani pasien infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA-EST) atau serangan jantung. Angka kematian pasien IMA-EST di dunia menunjukan penurunan seiring dengan berkembangnya pengobatan modern, dan meningkatnya penggunaan tindakan IKPP atau ring jantung.

Saat ini di Indonesia seiring dengan adanya layanan jaminan kesehatan nasional (JKN) dan asuransi kesehatan lainnya, tindakan pemasangan ring jantung gawat darurat atau Intervensi koroner perkutan primer (IKPP), sudah merupakan hal yang lazim di temui di lapangan. Di OMNI Hospital Cikarang sendiri, telah tersedia pelayanan intervensi koroner perkutan (Ring Jantung).

Artikel ditulis oleh dr. Kabul Priyantoro, Sp.JP(K), FIHA (Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi OMNI Hospital Cikarang)

Pendidikan & Pelatihan dr. Kabul Priyantoro, Sp.JP(K), FIHA :

  • Fellowship Program Cardiology Intervention at RS Jantung Binawaluya Jakarta
  • S2 Pendidikan Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Universitas Indonesia
  • S1 Pendidikan Dokter Umum Universitas Diponegoro, Semarang

Jadwal Praktek :

Senin - Jumat    : Pk. 13.00 - 16.00 WIB