Mengenali Gejala Batu Ginjal

Mengenali Gejala Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan suatu kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu dalam ginjal seseorang. Material keras itu terbentuk dari berbagai zat-zat limbah dalam darah yang dipisahkan oleh ginjal dan kemudian mengalami pengendapan dan pengkristalisasian. Endapan atau kristal batu dalam ginjal dapat disebabkan oleh makanan dan masalah kesehatan lainnya. Berdasarkan faktor-faktor tersebut batu ginjal dibagi menjadi empat jenis yaitu:

  • Batu kalsium terbentuk karena tingginya kadar kalsium dalam urin. Tingginya kadar kalsium dalam urin dapat disebabkan oleh makanan yang mengandung oksalat atau vitamin D seperti kacang kedelai, hati sapi, cokelat, the, kopi dan tiram.
  • Batu asam urat terbentuk karena tingginya asam urat dalam urin yang disebabkan oleh makanan yang berakar purin tinggi se[erti kerang, daging kambing dan jeroan.
  • Batu struvit terbentuk karena infeksi saluran kemih yang tidak diobati. Jenis batu ini lebih sering ditemukan pada pasien wanita dibanding laku-laki.
  • Batu sistin terbentuk karena terlalu banyaknya asam amino sistin yang dikeluarkan oleh ginjal.

 

Ginjal sebagai organ vital harus dipelihara agar tetap sehat. Berikut adalah beberapa tips untuk memelihara kesehatan ginjal agar tetap berfungsi baik:

  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup
  • Konsumsi jenis makanan yang sehat yaitu mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna
  • Lakukan olahraga secara teratur dengan jadwal latihan khusus yang tepat untuk kondisi fisik kita
  • Berhenti merokok, minum alkohol dan konsumsi obat-obatan yang terlarang
  • Jangan terlalu berlebihan konsumsi obat penghilang rasa nyeri. Konsumsi obat penghilang rasa nyeri (NSAID) yang terus menerus dalam jangka lama bisa merusak ginjal (nephrotoksik)
  • Jika menderita hipertensi atau kencing manis, maka harus dipantau fungsi ginjalnya secara berkala.

Pada umumnya gejala batu ginjal ini belum dirasakan oleh kebanyakan orang jika ukuran batu tersebut masih sangat kecil. Apabila ukuran batu sudah membesar maka si penderita akan merasakan beberapa gejala sebagai berikut:

  • Rasa nyeri pada perut dan punggunng bagian bawah, pinggang serta selangkangan
  • Meningkatnya frekuensi buang ari kecil
  • Rasa sakit pada saat buang air kecil
  • Warna urin tampak keruh seperti warna kecoklatan ataupun kemerahan yang disebabkan oleh pendarahan. Pendarahan ini dapat terjadi jika ukuran batu ginjal terus membesar yang pada akhirnya akan menimbulkan gesekan antara batu ginjal dengan dinding ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih)
  • Bau urin berbeda dari biasanya
  • Penderita menjadi susah beristirahat dengan tenang
  • Mengalami mual dan muntah
  • Jika batu ginjal tersangkut dalam ureter dapat menyebabakan infeksi pada ginjal sehingga penderita akan merasa menggigil, demam, diare dan tubuh terasa lemas.

 

Proses diagnosis batu ginjal dapat dilakukan dengan cara:

  • Tes urin
  • Tes darah
  • Pemeriksaan melalui citra gambar seperti intravenous urogram, CT Scan dan X-ray untuk mengetahui posisi dari batu ginjal.

Proses pengobatan dari batu ginjal ini terbagi menjadi dua yaitu:

  • Jika batu ginjal berukuran kecil maka dapat diobati melalui saluran kemih tanpa melalui proses operasi
  • Jika batu ginjal berukuran besar maka harus diobati melalui jalur operasi yaitu sebagai berikut:
    • Ureterorenoskopi yaitu proses pengangkatan batu ginjal dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan uretroskop (alat yang menyerupai selang kecil yang dilengkapi dengan kamera) yang dimasukkan ke ureter melalui uretra dan kandung kemih
    • Bedah terbuka. Bedah ini dilakukan dengan membuat sayatan pada permukaan kulit dekat dengan ginjal dan ureter yang berfungsi sebagai aksese bagi dokter dalam mengangkat batu ginjal
    • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) yaitu prosedur penghancuran batu ginjal dengan menggunakan gelombang kejut/ energy (shock wave) tanpa melalui jalur operasi sehingga batu ginjal tersebut menjadi serpihan dan mudah dikeluarkan
    • Percutaneous nephrolithotomy (PCNL) prosedur penghancuran batu ginjal yang dilakukan dengan membuat sayatan pada permukaan ginjal sehingga nephoroscope dapat masuk dan memecahkan serpihan batu ginjal.