| 
|
2014-11-05 :. blog
Makanan sehat penderita gagal ginjal
Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Bila fungsi ginjal mengalami gangguan, maka zat sisa termasuk racun yang harusnya dibuang melalui urin (air seni) akan menumpuk dan beredar di dalam darah. Sulitnya pengeluaran racun ini akan menyebabkan berbagai gangguan fungsi tubuh lainnya. Tatalaksana dan pengaturan diet menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut.
Zat yang cenderung sukar dikeluarkan oleh ginjal yang mengalami penurunan fungsi antara lain protein, kalium, fosfor, natrium, asam urat dan air. Yang paling penting dalam mempertahankan fungsi ginjal adalah pemenuhan kebutuhan kalori. Citarasa yang baik sangat penting meskipun banyak pembatasan bahan makanan.
Protein Apa yang akan terjadi bila penderita gagal ginjal kronik mengonsumsi makanan dengan kadar protein yang tinggi, seperti pada daging, ikan, telur dan produk susu? Bila sisa metabolisme protein dalam tubuh yang diukur sebagai (blood urea nitrogen) / BUN, didapatkan pada tingkat yang tinggi dalam darah, akan menyebabkan penderita merasa mual, muntah, kehilangan nafsu makan dan merasa letih. Jumlah protein yang diberikan adalah 0,8 gram/kgBB, tergantung beratnya gangguan fungsi ginjal. Sedangkan untuk jenis protein yang dianjurkan adalah protein hewani yang mempunyai nilai biologis yang tinggi dan mempunyai asam amino esensial yang lengkap. Pemilihan protein dengan nilai biologis yang tinggi diutamakan yang rendah fosfornya, karena itu penggunaan putih telur lebih direkomendasikan dan penggunaan protein hewani yang lain dibatasi.
Kalium Kalium memegang peran penting dalam mengatur fungsi syaraf dan otot. Bila kalium tertumpuk dalam tubuh, maka dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga gangguan fatal yaitu henti jantung. Kalium terutama terdapat pada buah dan sayur. Buah yang mengandung kalium tinggi antara lain: pepaya, mangga, pisang, melon, alpukat, blewah, jeruk, apricot. Buah yang dianjurkan (porsi terbatas) yaitu apel, anggur, strawberry, nenas (bagus bila dibuat koktail karena akan menurunkan kandungan kaliumnya). Sayur yang mengandung kalium yang tiinggi, antara lain tomat, labu, umbi2an (kentang, ubi, siingkong, bit), asparagus, kacang polong, coklat, susu, yogurt, kismis.Sayur dengan kalium yang rendah yaitu timun dan terong. Untuk menurunkan kadar kalium dalam sayur, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: sayur diiris tipis, rendam dengan air sebanyak mungkin (>4jam), bilas, rebus 10 menit dengan air banyak, buang airnya. Cara ini akan menurunkan kalium namun semua vitamin larut air juga akan hilang, sehingga diperlukan penambahan vitamin dari luar.
Fosfor Fosfor merupakan mineral terbanyak dalam tubuh setelah kalsium. Fosfor terdapat dalam tulang dan gigi. Fungsi utamanya terutama berhubungan dengan proses pembuatan energi dari makanan. Gejala akibat peningkatan fosfor dalam darah adalah rasa gatal yang sangat menganggu. Kadar kalsium yang rendah mengakibatkan gangguan kontraksi otot sehingga menimbulkan kram pada otot. Selain itu, kadar kalsium yang rendah akan merangsang hormon paratiroid untuk memindahkan kalsium tulang ke dalam darah sehingga mengakibatkan renal osteodistrofi. Makanan yang mengandung fosfor yang tinggi antara lain susu dan produknya, kacang, biji-bijian, polong, kedelei, minuman keras, coklat dan gandum. Umumnya makanan sumber protein juga kaya akan fosfor.
Natrium Kegagalan fungsi ginjal menyebabkan kelebihan garam atau natrium sukar dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga penderita sering merasa haus dan terjadi penimbunan cairan dalam tubuh. Pembatasan garam dilakukan saat tubuh kesulitan mengeluarkan cairan. Pembatasan dilakukan berkisar 2000 – 3000 mg sehari atau setara dengan 1 sendok teh garam sehari. Beberapa makanan tinggi natrium yang hendaknya dihindari antara lain garam meja, semua bumbu dengan kandungan garam, daging olahan, makanan beku, makanan kaleng, acar, produk susu, keripik dan kacang-kacangan, acar, margarine, makanan yang diproses (mie instan, roti, sosis, ham), penyedap rasa, soda kue, baking powder, saus. Perhatikanlah label kandungan makanan saat Anda ingin membeli makanan di supermarket. Asam urat/purin Peninggian asam urat akan menyebabkan berbagai gangguan terutama pada sendi. Makanan yang mengandung tinggi purin terutama pada jeroan, ikan hering, mackerel, sarden, kerang, alcohol. Makanan yang mengandung purin dalam tingkatan sedang antara lain: kacang-kacangan, kembang kol, asparagus, bayam, jamur, bebek, daging sapi, daging kambing, ikan. Batasi asupan makanan tersebut.
Air Pembatasan cairan merupakan hal yang terpenting. Cairan tidak hanya berasal dari air minum, tapi juga dari pengolahan makanan. Misalnya makanan jangan banyak di sup, nasi lebih baik dari bubur yang lebih banyak mengandung air. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan rasa haus dan mengurangi asupan air minum antara lain: batasi garam, batasi makanan yang berair (sup, bubur, buah), minum air dingin dengan sedotan, sering berkumur, menurunkan kadar gula darah bila tinggi.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
| |
|
|